Entri Populer

Senin, 02 Juli 2012

MANUSIA SEBAGAI MAHLUK BERBUDAYA


 

 BAB 1

                              PENDAHULUAN


A.     LATAR BELAKANG MASALAH
Manusia adalah mahluk paling sempurna yang Tuhan ciptakan dimuka bumi ini, karena manusia Tuhan ciptakan serupa dan segambar denganNya, Tuhan menciptakan manusia untuk berkuasa dibumi ini, untuk berkuasa mengolah bumi dan mahluk hidup bernafas lainnya. Manusia mempunyai tingkatan yang lebih tinggi dari makhluk lainnya, karena selain mampunyai sebagaimana makhluk hidup lainnya, manusia juga mempunyai akal yang dapat memperhitungkan tindakannya melalui proses belajar yang terus-menerus. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok atau seorang individu. Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup yang terbentuk dari pribadi seseorang yang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim, dan dapat dikatakan setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan. Manusia juga harus bersosialisasi dengan lingkungan, yang merupakan pendidikan awal dalam suatu interaksi sosial. Hal ini menjadikan manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang berlandaskan ketuhanan. Karena dengan ilmu tersebut manusia dapat membedakan antara yang hak dengan yang bukan hak, antara kewajiban dan yang bukan kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan dengan harmonis dan seimbang. Agar hasil dari pendidikan –yakni kebudayaan– dapat diimplementasikan dimasyarakat.



B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Jelaskan mengapa manusia disebut mahluk berbudaya?
2.      Jelaskan hubungan antara manusia dan budaya?











BAB  II

      PEMBAHASAN


A.     Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Berbudaya
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna bila dibanding dengan makhluk lainnya, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk mengelola bumi. Oleh karena itu manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepemimpinannya di muka bumi disamping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki, menciptakan nilai kebaikan, kebenaran, keadilan dan tanggung jawab agar bermakna bagi kemanusiaan. Selain itu manusia juga harus mendayagunakan akal budi untuk menciptakan kebahagiaan bagi semua makhluk Tuhan.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.



B.     Hubungan antara manusia dan budaya
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup (living organism). Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim dapat dikatakan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan. Tatkala seoang bayi lahir, ia merasakan perbedaan suhu dan kehilangan energi, dan oleh kaena itu ia menangis, menuntut agar perbedaan itu berkurang dan kehilangan itu tergantikan. Dari sana timbul anggapan dasar bahwa setiap manusia dianugerahi kepekaan (sense) untuk membedakan (sense of discrimination) dan keinginan untuk hidup. Untuk dapat hidup, ia membutuhkan sesuatu. Alat untuk memenuhi kebutuhan itu bersumber dari lingkungan.


Kata budaya merupakan bentuk majemuk kata budi-daya yang berarti cipta, karsa, dan rasa. Sebenarnya kata budaya hanya dipakai sebagai singkatan kata kebudayaan, yang berasal dari Bahasa Sangsekerta budhayah yaitu bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau akal. Budaya atau kebudayaan dalam Bahasa Belanda di istilahkan dengan kata culturur. Dalam bahasa Inggris culture. Sedangkan dalam bahasa Latin dari kata colera. Colera berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan mengembangkan tanah (bertani). Kemudian pengertian ini berkembang dalam arti culture, yaitu sebagai segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.
Definisi budaya dalam pandangan ahli antropologi sangat berbeda dengan pandangan ahli berbagai ilmu sosial lain. Ahli-ahli antropologi merumuskan definisi budaya sebagai berikut:
E.B. Taylor: 1871 berpendapat bahwa budaya adalah: Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari manusia sebagai anggota masyarakat.
Sedangkan Linton: 1940, mengartikan budaya dengan: Keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.
Adapun Kluckhohn dan Kelly: 1945 berpendapat bahwa budaya adalah: Semua rancangan hidup yang tercipta secara historis, baik yang eksplisit maupun implisit, rasional, irasional, yang ada pada suatu waktu, sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia
Lain halnya dengan Koentjaraningrat: 1979 yang mengatikan budaya dengan: Keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
Berdasarkan definisi para ahli tersebut dapat dinyatakan bahwa unsur belajar merupakan hal terpenting dalam tindakan manusia yang berkebudayaan. Hanya sedikit tindakan manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang tak perlu dibiasakan dengan belajar.
Dari kerangka tersebut diatas tampak jelas benang merah yang menghubungkan antara pendidikan dan kebudayaan. Dimana budaya lahir melalui proses belajar yang merupakan kegiatan inti dalam dunia pendidikan.
Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :
1. wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya. Wujud pertama dari kebudayaan ini bersifat abstrak, berada dalam pikiran masing-masing anggota masyarakat di tempat kebudayaan itu hidup;
2. aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri atas aktifitas-aktifitas manusia yang saling berinteraksi, berhubungan serta bergaul satu dengan yang lain setiap saat dan selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat kelakuan. Sistem sosial ini bersifat nyata atau konkret;
3. Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karya manusia dalam masyarakat.
Perwujudan budaya
JJ. Hogman dalam bukunya “The World of Man” membagi budaya dalam tiga wujud yaitu: ideas, activities, dan artifacts. Sedangkan Koencaraningrat, dalam buku “Pengantar Antropologi” menggolongkan wujud budaya menjadi:
a. Sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.
b. Sebagai suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
c. Sebagai benda-benda hasil karya manusia
Berdasarkan penggolongan wujud budaya di atas kita dapat mengelompokkan budaya menjadi dua, yaitu: Budaya yang bersifat abstrak dan budaya yang bersifat konkret.


















BAB III

  PENUTUP



A.     KESIMPULAN
Kesimpulannya dari makalah yang telah saya buat dari berbagai sumber, jadi manusia sebagai mahluk yang berbudaya, harus mengerti lebih dahulu arti dari kata berbudayanya itu sendiri, karena jika kita terapkan tanpa mengetahui inti dari otaknya, maka kita tak dapat menerapkannya dengan baik. Dan manusia dan budaya itu sendiri tak dapat dipisahkan.






























DAFTAR PUSTAKA
-     id.wikipedia.org
-     http://ridwan202.wordpress.com













Rabu, 04 Januari 2012

OLAHRAGA MENGECILKAN PERUT

OLAHRAGA MENGECILKAN PERUT adalah hal yang merupakan wajib dilakukan karena dengan olahraga mengecilkan perut teman akan memiliki perut yang slim dan sehat. Jika teman ingin lebih mengetahui  cara mengecilkan perut dan tips mengecilkan perut teman bisa baca catatan sebagai berikut :

Inilah olahraga mengecilkan perut

1. Site Up

pertama teman Berbaringlah di tanah. Apakah lutut tertekuk dan bola kaki dan tumit ditempatkan datar di tanah ini memungkinkan punggung bawah untuk bersantai lengkungan teman ingin memiliki punggung teman lurus seperti mungkin
kedua Letakkan tangan teman di belakang kepala teman baik mengunci tangan teman bersama-sama atau menempatkan mereka di belakang kepala. Hal ini akan memungkinkan kepala teman untuk beristirahat sementara tidak menggunakan leher atau otot punggung.
ketiga Kencangkan otot perut teman dengan menggambar pusar teman ke tulang belakang dan kemudian dengan lembut dan perlahan-lahan angkat kepala terlebih dahulu, diikuti oleh bahu teman semua sambil memegang perut perusahaan napas keluar saat bergerak naik.
keempat Dalam perjalanan teman ke bawah, teman tetap terlibat dan perlahan membawa diri ke berkonsentrasi pada tulang belakang dan keriting diri ke bawah vertebra oleh vertebra saat bernapas masuk Ulangi! 

2. Side Plank
 
Inilah cara melakukan Side Plank: Berbaring di lantai di satu sisi. Angkat tubuh teman pada satu lengan dan dukungan dalam posisi ini diperoleh untuk waktu precribed. Jauhkan kepala teman leher, pinggul dan kaki sejajar dalam garis lurus.Turunkan tubuh teman dan ulangi dengan sisi lainnya. Akan lebih baik jika teman bisa melakukan latihan ini di depan cermin sehingga teman dapat melihat apakah atau tidak teman menyelaraskan tubuh teman dalam garis lurus. Hal yang paling sulit dengan latihan ini adalah untuk menjaga pinggul temandari kendur ke lantai. Seperti yang teman pegang lagi, teman akan menemukan bahwa pinggul teman akan mulai melorot turun. Cobalah untuk tidak membiarkan ini terjadi. Teman perlu mempertahankan keselarasan garis lurus dari tubuh teman selama seluruh durasi tahan


3.  Crunch
Teman dapat lakukan “crunch” sebagai latihan untuk perut teman. “Crunch” adalah latihan yang mungkin banyak orang telah familier, caranya sebagai berikut: Berbaring pada punggung, tekuk lutut temandan tempatkan tangan teman bebas di belakang kepala. rapatkan jari jari pada kedua tangan teman bersama-sama seperti yang teman lakukan jika teman ingin menarik kepala teman, posisikan tangan teman seperti ini selama latihan. Angkat kepala dan bahu dari lantai hanya beberapa inci. Teman kembali rebahkan badan teman dengan bahu tetap lurus secara perlahan lahan, ulangi gerakan ini semampu teman. tingkatkan jumlah repetisinya untuk esok hari
Teman juga bisa melakukan reverse crunch sambil berbaring di lantai, namun tetap kaki teman lurus, tekuk ke atas mereka di bagian pinggul. Tubuh teman akan membentuk sebuah “L” bentuknya. Teman Angkat pinggul dari lantai, kaki menunjuk ke arah langit-langit. Tahan untuk menghitung dan membawa pinggul teman kembali.
Cobalah duduk dan angkat kaki sebagai “olahraga mengecilkan perut”. Duduk dengan mengangkat kaki merupakan latihan perut yg dapat teman lakukan secara efektif pada bangku. Duduk di tepi bangku, angkat kaki teman 12 sampai 18 inci dari lantai dan bengkokkan lutut sedikit. Bawa lutut ke arah dada teman Tahan hitungan, kemudian bersantai kaki teman ke posisi awal.

Demikian, sebagaimana saya simpulkan sedikitnya saja, selebihnya dapat anda search di google, karena ada begitu banyak tips dan cara untuk mengecilkan perut. terima kasih

Sabtu, 12 November 2011

KRITIKAN ATAS PERMASALAHAN SOSIAL MENGENAI HAL KESENJANGAN SOSIAL DIDLM MASYARAKAT THD PERKEMBANGAN PRIBADI MANUSIA ITU SENDIRI

 ADANYA HUBUNGAN TIMBAL BALIK MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN

ISD, sebagai bagian dari MKDU, mempunyai tema pokok yaitu hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. ISD sebagai mana dengan IBD dan IAD, bukanlah pengantar disiplin ilmu tersendiri,tetapi menggunakan pengertian-pengertian ( fakta, teori, konsep) yang berasal dari berbagai bidang keahlian untuk menanggapi masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Adapun yang menjadi.
Hubungan Timbal Balik 
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Manusia Dengan Lingkungan
sasaran perhatian adalah antara lain :
  1. berbagai kenyataan yang bersama-sama merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri maupun sebagai pendekatan gabungan (antar bidang)
  2. Adanya keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial laindalam masyarakat, yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri, tapi juga amat banyak persamaan kepentingan kebutuhabn serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentnagan maupun hubungan setia kawan dan kerja sama dalam masyarakat kita.
Tegasnya ilmu sosial dasar adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk menkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi , dan penalaran mahaiswa dalam menghadapi lingkungan sosialna dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkugnan sosialnya dapaat menjadi lebih besar.
Sebagai salah satu mata kuliah umum, ISD bertujuan membantu kepekaan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas, dan cirri-cri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap an tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lainnya, serta sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan.
Ilmu pengetahuan dikelompokkan dalam 3 kelompok besar yaitu :
  • Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
  • Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
  • Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial selalu dihadapkan kepada masalah sosial yang tdak dapat dipisahkan dalah kehudupan. Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesame manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya.masalah sosial ini idaklah sama antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya karena adanya perbedaan dalam tingkat perkembangan kebudayaannya, serta sifat kependudukannya, dan keadaan lingkungan alamnya.
Yang membedakan masalah sosial dengan masalah lainnya adalah bahwa maalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat denan nailai-nilai moral dan pranata-pranata sosial, serta ada kaitannya dengan hubungan-hubungan manusia itu terwujud. Pengertian masalah sosial memiliki dua pendefinisian: pertama pendefinisian menurut umum, kedua menurut para ahli. Menurut umum atau warga masyarakat, segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Menurut par aahli, masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang berdasarkan atas studi, mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekecauan terhadap kehidupan warga masyarakat secara keseluruhan.
Contoh pedagang kaki lima. Menurut definisi umum, pedagang kaki lima bukan masalah sosial karena merupakan upaya mencari nafkah untuk kelangsungan hidupnya, dan pelayanan bagi warga masyarakat pada taraf ekonomi tertentu. Sebaliknya para ahli perencanaan kota menyatakan pedagang kaki lima sebagai sumber kekacauan lalu lintas dan peluang kejahatan. Batasan lebih tegas lagi dikemukakan oleh Leslie (1974) yang disitat oleh Parsudi (1981), bahwa masalah sosial adalah suatu kondisi yang mempunyai pengaruh kepada kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai, oleh karena itu dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.

Kamis, 03 November 2011

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BUDAYA BANGSA

        Indonesia memiliki 67 budaya induk yang tersebar dari barat sampai ke timur nusantara. Selain itu Indonesia terdiri atas 6000 buah pulau yang terhuni dari jumlah keseluruhan sekitar 13.667 pulau. Indonesia termasuk negara yang penduduknya mengalami inflasi penduduk dalam 30 kesatuan suku bangsanya. Indonesia negara yang sangat kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusianya (SDM). Dalam tiga tahun terakhir ini, TKI yang dikirim berjumlah 5000 orang ke berbagai macam negara pilihan. Namun, bagaimana dengan berbagai macam kelebihan dan kekurangan Negara Indonesia dapat meningkatkan daya tangkap anak muda untuk tetap berdiri tegak dan mencintai negara, dengan semakin majunya kapasitas anak muda yang kian modern dan meminimalisir daya tarik budaya Indonesia.
        Arus globalisasi yang masuk ke negara tercinta negara Indonesia ini kian meningkat, banyak pengaruh Globalisasi yang dapat meminimalisir  kecintaan masyarakat khususnya anak muda atau generasi penerus bangsa terhadap budayanya sendiri. Mengapa demikian, karena perkembangan Indonesia tidak sebaik dan selincah negara-negara tetangga yang mengalami akselerasi hingga menuju menjadi negara maju. Sebagai pemuda bangsa saya mendukung akan hal tersebut, agar negara kami tidak tertinggal jauh. Namun, kebanyakkan dukungan dari orang yang lebih berpengalaman menolaknya, karena takut terpengaruh dengan kecanggihan Transportasi, Telekomunikasi, Teknologi yang mungkin dapat membawa pengaruh buruk bagi generasi pencerah. Budaya Indonesia tidak lagi seindah dulu dalam pandangan saya, dulu ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar, berbagai macam budaya dan kepedulian terhadap budaya contohnya lagu-lagu anak dahulu sinanggar tulo, poco-poco, dan banyak lainnya masih diperhatikan dan dikembangkan untuk perkembangan budaya, namun sekarang sangat memprihatinkan lagu-lagu yang dirilis membawa pengaruh anak muda atau generasi penerus kami untuk tidak berpikir secara efektik atau spesifik. Dengan bahasa-bahasa baru yang kian berkembang dan kurang empatinya generasi jaman sekarang terhadap budayanya sendiri.
        Pengaruh globalisasi ini ternyata menimbulkan pengaruh yang negatif bagi kebudayaan bangsa Indonesia.  Norma-norma yang terkandung dalam kebudayaan bangsa Indonesia perlahan-lahan mulai pudar.
Gencarnya serbuan teknologi disertai nilai-nilai interinsik yang diberlakukan di dalamnya, telah menimbulkan isu mengenai globalisasi dan pada akhirnya menimbulkan nilai baru tentang kesatuan dunia.
        Bagi masyarakat atau generasi saya yang mencoba mengembangkan seni atau hal yang mengandung unsur budaya teruslah berupaya memodifikasi bentuk-bentuk seni yang masih berpolakan masa lalu untuk dijadikan komoditi yang dapat dikonsumsi masyarakat modern. Jangan takut untuk mencoba, karena hal yang dilakukan dengan coba-coba saja terkadang dapat membawa pengaruh atau dampak yang waw, seperti halnya membuat games, yang pada akhirnya dapat dinikmati oleh setiap orang. Seni adalah olahraga perasaan bagi saya, juga meningkatkan pola pikir untuk terus berkembang karena seni itu tidak terbatas adanya. tetaplah berkarya !

Sabtu, 08 Oktober 2011

PIXAR, sentuhan emas Steve Jobs di animasi

Jobs menjadikan PIxar berperan penting dalam penggunaan komputerisasi di dalam animasi
Jum'at, 7 Oktober 2011, 14:58 WIB
Bayu Galih
Pendiri Studio Animasi Pixar, Steve Jobs (gotchamovies.com)

Dalam sebuah wawancara di televisi, pendiri Apple Steve Jobs membantah pernyataan bersifat justifikasi, yang menyebut Jobs hanya "seorang pendiri perusahaan teknologi yang mencoba meraup jutaan dolar lagi". Ucapan ini dinyatakan pembawa acara, Charlie Rose.

Jobs kemudian mencontohkan satu hal yang menjadikan dia bukan tipe seperti yang disebut Rose: Pixar.

"Saya tidak melihat saya yang seperti itu," kata Jobs. Hal-hal yang telah saya lakukan dalam hidup, saya pikir yang kami lakukan saat ini di Pixar, ini layaknya tim olahraga. (Pixar) ini bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan satu orang," ucap Jobs.

Pixar merupakan studio animasi yang dibeli Jobs tahun 1986, setelah dipecat dari Apple. Saat itu Pixar masih bernama The Graphics Group. Jobs membeli salah satu divisi grafis-komputer yang dimiliki Lucas Film (yang memproduksi "Star Wars") ini, dengan investasi US$10 juta.

Saat George Lucas membuat trilogi "Star Wars" pertama, Jobs berkata ke Lucas kalau kopi digital film di masa depan bisa dibuat lebih jernih dan lebih bersih dari analog. Jobs membuktikan ucapannya, Pixar pun kemudian berkontribusi besar terhadap dunia perfilman, terutama film animasi, dengan memadukan kemajuan teknologi.

Adalah "Toy Story", yang menjadi bukti kontribusi besar Steve Jobs di dunia perfilman. Bersama Walt Disnet Pictures, Pixar merilis "Toy Story" sebagai film animasi pertama yang sepenuhnya dibuat dengan grafis komputer (Computer-Generated Imagery).

"Toy Story" lalu sukses meraup sekitar US$362 juta. Sukses ini seperti menjadi 'modal awal' bagi Pixar untuk terus membuat sejumlah film dengan teknologi CGI.



Pixar lalu memproduksi sejumlah film animasi lain, yang sukses ganda: meraup keuntungan dan dinilai baik oleh kritikus film. Sejumlah film itu antara lain, Cars, Finding Nemo, The Incredibles, juga "Toy Story 2" dan "Toy Story 3". Dari sekitar 12 film animasi itu, keuntungan yang didapat sekitar US$7,2 miliar.

Namun, Steve Jobs kembali ke Apple, dan memegang komando sebagai CEO. Jobs kemudian menjual Pixar kepada Walt Disney Company pada tahun 2006 senilai US$ 7,4 miliar. Nilai ini menjadikan Steve Jobs sebagai pemilik saham perorangan terbesar di Disney's.
Selain menjadi ikon era digital, Steve Jobs juga sering dinilai layaknya Midas, yang menyentuh segala sesuatu menjadi emas. Sentuhan Jobs di Pixar merupakan salah satu contoh 'sentuhan emasnya', yang sangat bernilai di dunia perfilman.